Jumat, 16 Juni 2017

Inovasi Teknologi Digital dalam Pandangan Fayakhun Andriadi

Fayakhun Andriadi, Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta, adalah anak keempat dari 5 bersaudara pasangan Ir. Haditirto Djoyodirdjo dan Etty Artiadi. Fayakhun berasal dari keluarga pekerja keras. Di usia 23 tahun, ia mengabdikan diri sebagai dosen jurusan Elektro, Fakultas Teknik Universitas Semarang. Politisi muda yang sekarang menjadi anggota DPR RI ini semenjak kecil telah terbiasa berprestasi dan mengikuti berkembangan zaman. Selain sibuk di dunia politik, Fayakhun masih menyempatkan diri berbagi pemikiran melalui tulisan-tulisannya. Beberapa tulisannya membahas mengenai “teknologi” yang menjadi salah satu bidang keahliannya.

Dalam salah satu bukunya yang berjudul “Demokrasi di Tangan Netizen”, Fayakhun Andriadi mengemukakan bahwa inovasi teknologi seingkali memiliki problem “wajah Janus”. Janus adalah sosok dewa dalam mitologi Yunani yang digambarkan memiliki dua wajah: satu menatap ke depan, wajah yang lainnya menghadap ke belakang. Teknologi ditengarai juga memiliki hal yang serupa, memiliki dua wajah, dalam artian setiap inovasi teknologi memiliki dua efek sepaket namun berkebalikan. Satu sisi membawa perubahan positif, sisi yang lain secara bersamaan juga menimbulkan dampak negatif.


Seperti beberapa inovasi teknologi yang lain, teknologi digital juga mengidap problem “wajah Janus”. Teknologi ini memiliki kegunaan mendua. Di satu sisi, teknologi digital mampu menembus sekat ruang dan waktu. Kelebihan teknologi digital dibandingkan analog adalah pada kecepatannya. Komunikasi yang dijalankan dengan teknologi digital memiliki kecepatan yang jauh lebih efisien. Informasi yang ditebar menggunakan perangkat digital memiliki daya jangkau lebih luas dan kecepatan “tiba” di tempat lebih cepat. Hal ini bisa terjadi karena teknologi digital menggunakan perangkat fiber. Teknologi ini juga dilengkapi rumusan matematis yang jauh lebih canggih. Sistem algoritma menjadi basisnya. Teknologi ini juga dilengkapi dengan rumusan matematis yang jauh lebih canggih.

Teknologi digital telah merevolusi sistem pertahanan keamanan di masa mendatang. Jenis teknologi ini membuat sistem pertahanan dan keamanan menjadi jauh lebih efisien. Dengan tersedianya jaringan yang terintegrasi, sistem pertahanan dan keamanan memiliki tingkat sekuritas (keamanan) yang tinggi. Lebih penting lagi, sistem pertahanan dan keamanan berbasis teknologi digital memiliki daya jangkau yang jauh lebih luas dan kemampuan deteksi masalah yang lebih akurat.
Salah satu produk teknologi digital adalah website dan media sosial. Kini website menjadi sarana baru dalam berbagai informasi. Banyak media massa kini bertransformasi dalam format online. Fayakhun Andriadi


Tidak ada komentar:

Posting Komentar